OctaFX Indonesia : Home /Belajar Forex /Menggunakan Metatrader

Menggunakan Metatrader

Software MetaTrader (MT) adalah software yang banyak digunakan untuk trading forex, CFD maupun komoditi, seperti Gold atau Silver. Software ini dapat diinstall di komputer berbasis Windows, dan tersedia juga versi mobile, untuk sistem operasi Windows Mobile, iOS dan Android.

MetaTrader mempunyai keunggulan dibanding platform trading lain, yaitu:

  • Ringan dan cepat, bisa berjalan dengan baik walau koneksi internet tidak terlalu cepat.
  • Memiliki tampilan yang user friendly, mudah digunakan.
  • Memiliki indikator standar yang cukup banyak
  • Memiliki MQL (MetaQuotes Language), yaitu bahasa programming untuk membuat indikator sendiri.
  • Memiliki fitur Expert Advisor, yang memungkinkan trading secara otomatis, tidak lagi manual.

MetaTrader sudah mencapai versi 5 (MT5). Namun kebanyakan broker forex masih mendukung versi 4 (MT4). Secara umum, tampilan MT4 dan MT5 mirip sekali. Berikut adalah perbedaan antara MT4 dan MT5.

  • MT5 lebih cepat dari pendahulunya.
  • MT5 bisa digunakan untuk trading saham.
  • MT5 lebih user friendly dengan ikon yang lebih besar
  • Programming MQL di MT5 lebih canggih dan cepat, parameternya mirip dengan C++.
  • Sistem order di MT5 berbeda jauh dengan MT4. Untuk lebih jelasnya silakan perhatikan ilustrasi berikut.

Perubahan sistem order di MT5 berkenaan dengan peraturan NFA (National Futures Association). Sebagai contoh perhatikan baris terakhir di tabel. Jika kita menggunakan MT4, misalnya kita membuka 1 lot posisi buy EUR/USD, kemudian membuka lagi buy 1 lot. Saat ini kita memiliki 2 posisi buy masing-masing 1 lot, dan terakhir membuka lagi 3 lot posisi sell, maka kita memiliki 3 posisi, yaitu 2 posisi buy masing-masing 1 lot dan 1 posisi sell sebanyak 3 lot.

Di MT5 tidak demikian. Sistem ordernya bersifat akumulasi. Misalnya kita membuka 1 lot posisi buy EUR/USD, kemudian membuka lagi buy 1 lot. Maka saat ini kita memiliki 1 posisi buy sejumlah 2 lot. Kemudian bila kita membuka lagi 3 lot posisi sell, maka kita akan memiliki 1 posisi, yaitu tinggal 1 posisi sell sejumlah 1 lot. Ini akumulasi dari 2 lot buy + 3 lot sell = 1 lot sell.

Karena sistem order yang demikian, banyak trader yang masing menggunakan MT4. Hal ini disebabkan banyak trader beralasan mudah manajemen uangnya, karena bisa tutup posisi sebagian dulu, sedangkan posisi lain masih dibuka. Sebagian lagi beralasan untuk strategi hedging, atau sering disebut locking. Strategi ini dilakukan dengan membuka dua posisi berlawanan. Misalnya kita membuka posisi Long, ternyata rugi. Kemudian posisi tersebut kita kunci dengan membuka posisi Short. Jadi sekarang kita memiliki dua posisi Long dan Short yang samasama terbuka. Dengan demikian kerugian kita menjadi terbatas. Harga bergerak ke manapun, kerugian kita masih sama. Di MT5 hal ini tidak bisa kita lakukan. Jika kita memiliki posisi Long dan kemudian membuka posisi Short maka dianggap kedua posisi tersebut sudah ditutup.

Setelah mengetahui perbedaan antara MT4 dan MT5, silakan Anda memilih menggunakan versi yang mana. Yang penting pastikan broker Anda mendukung versi MetaTrader tersebut.

Previous post:

Next post: