OctaFX Indonesia : Home /Belajar Forex /Empat Juta Ton Baku Mentah Banjir di Pasar Global

Empat Juta Ton Baku Mentah Banjir di Pasar Global

Pemerintah Indonesia baru saja menyetujui permintaan ekspor dari dua perusahaan pertambangan mengenai ekspor mineral mentah. Total volume yang disetujui mencapai 4,7 juta ton sepanjang tahun berikutnya.

Permintaan pertama adalah oleh Ceria Nugraha Indotama, perusahaan pertambangan nikel yang beroperasi di Kolaka, Sulawesi Tenggara. Perusahaan diberi kuota ekspor 2,3 juta ton bijih nikel kadar rendah yang sampai tahun 2018.

Ceria Nugraha Indotama juga telah mengajukan rencana untuk membangun fasilitas pengolahan nikel di Kolaka dengan kapasitas lima juta ton per tahun.

Perusahaan pertambangan berikutnya yang disetujui untuk mengekspor produknya adalah penambang bauksit, Dinamika Sejahtera Mandiri.

Perusahaan ini memperoleh kuota penjualan bauksit 2,4 juta ton setelah membangun smelter di Sanggau, Kalimantan Barat, yang mampu menghasilkan 7 juta ton per tahun.

Sebelumnya pada 2016, Pemerintah Indonesia menyetujui ekspor bijih nikel kadar rendah oleh Aneka Tambang, yang memperoleh ijin ekspor mineral sebanyak 2,7 juta ton. Badan usaha milik negara ini juga diizinkan menerbitkan ekspor bauksit seberat 850.000 ton pada akhir tahun depan.

Ekspor mineral mentah yang melimpah adalah efek langsung dari Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya No 5 (2017) yang telah berlaku sejak Januari.

Peraturan ini merupakan hasil revisi peraturan dari Menteri Energi yang melarang ekspor mineral mentah. Pintu air ekspor akan tetap dibuka sampai 2022, selama perusahaan tersebut berkomitmen untuk membangun smelter.

Previous post:

Next post: