OctaFX Indonesia : Home /Belajar Forex /Bagaimana Cara Bertransaksi Forex ?

Bagaimana Cara Bertransaksi Forex ?

Dahulu hanya institusi besar yang bisa bertransaksi forex, namun sejalan perkembangan zaman, sekarang siapapun bisa bertransaksi mata uang asing. Anda pun bisa bertransaksi forex. Untuk bisa bertransaksi forex, Anda memerlukan broker (perantara) untuk bisa membeli atau menjual mata uang asing. Secara tradisional, Anda dapat bertransaksi forex melalui tempat penukaran uang, seperti Bank yang melayani mata uang asing atau Money Changer. Baik Bank atau Money Changer tersebut sesungguhnya merupakan broker.

Selain layanan broker tradisional, sekarang Anda bisa menggunakan layanan broker forex online untuk bertransaksi mata uang asing menggunakan internet (online forex trading). Dibandingkan dengan layanan tradisional seperti Bank dan Money Changer, bertransaksi forex secara online memiliki lebih banyak keuntungan dan kemudahan. Tidak hanya soal kepraktisan dan kemudahan untuk bertransaksi di mana pun dan kapan pun, tetapi juga banyak faktor-faktor lainnya.

Saat ini banyak orang yang masih menggunakan Bank atau Money Changer karena satu alasan, yaitu bisa memperdagangkan Rupiah dengan mata uang asing lainnya, misalnya dengan Dollar Amerika (USD), Yen Jepang (JPY), Dollar Singapura (SGD), atau yang lainnya. Bagi penduduk Indonesia, tentunya lebih mengerti persoalan dalam negeri Indonesia, sehingga dapat mengantisipasi turun atau naiknya rupiah dengan lebih baik.

Sedangkan di online forex trading yang ada sekarang, terutama yang berbasis di luar negeri, kita hanya bisa memperdagangkan mata uang asing dengan mata uang asing lainnya, misalnya USD dengan JPY. Tidak ada pilihan Rupiah.

Faktor lain adalah, dengan menukarkan uang langsung di bank atau Money Changer, Anda akan langsung mendapatkan hasiL. Dalam arti uang dan profitnya langsung Anda miliki. Hal ini tidak bisa terjadi di dunia online forex trading karena membutuhkan waktu untuk penarikan uang.

Selain itu masih banyak pula yang menggunakan Bank atau Money Changer karena tidak terlalu sering bertransaksi valas. Misalnya menukar Rupiah dengan USD untuk disimpan sebagai tabungan, menukar valas untuk keperluan liburan.

Previous post:

Next post: